
Kenapa Varises Lebih Sering Dialami Wanita ? Ternyata Ini Alasanya !
Kenapa Varises Lebih Sering Dialami Wanita ? Ternyata Ini Alasanya !
Kalau kamu perhatikan, varises memang lebih sering dialami wanita dibanding pria — dan bukan kebetulan!
Faktor utamanya ada pada perbedaan hormon dan gaya hidup.
Hormon estrogen dan progesteron yang berfluktuasi selama siklus menstruasi, kehamilan, atau penggunaan pil kontrasepsi dapat membuat dinding pembuluh darah menjadi lebih elastis. Akibatnya, katup vena yang seharusnya mendorong darah ke jantung jadi lebih mudah melemah, dan aliran darah bisa kembali turun ke bawah. Itulah kenapa banyak wanita mulai melihat tanda-tanda varises setelah melahirkan atau saat memakai kontrasepsi hormonal dalam jangka panjang.
Selain faktor hormonal, ada juga kebiasaan sehari-hari yang diam-diam memperburuk kondisi pembuluh darah — seperti sering memakai sepatu hak tinggi, duduk bersilang kaki terlalu lama, atau kurang olahraga. Semua itu bisa menghambat aliran darah di kaki dan meningkatkan tekanan di vena.
Bukan berarti wanita nggak bisa mencegahnya. Dengan gaya hidup aktif, menjaga berat badan ideal, memperbanyak jalan kaki, serta memakai alas kaki yang nyaman, risiko varises bisa berkurang signifikan.
Kunci utamanya ada di keseimbangan — tahu kapan harus tampil gaya, tapi tetap memberi waktu istirahat buat kaki. Karena kaki yang sehat adalah fondasi untuk setiap langkah percaya diri.
Artikel ini disusun berdasarkan sumber dari Varises Indonesia dan informasi medis terpercaya seputar kesehatan vena.
Untuk konsultasi lebih lanjut tentang varises atau tindakan EVLA, kamu bisa hubungi tim kami melalui:
- WhatsApp: 0811-309-8666
- Website: varisesindonesia.com
Semoga artikel ini membantu kamu menemukan solusi terbaik untuk masalah varises.
Kaki yang sehat bukan cuma soal penampilan — tapi juga tentang rasa nyaman dan percaya diri di setiap langkah.


Comments Area